Data & Fakta
Berikut beberapa data dan fakta terkait ancaman pertambangan nikel di sekitar kawasan Raja Ampat:
-
23 izin usaha pertambangan (IUP) aktif ditemukan di wilayah Sorong Raya dan sekitarnya, beberapa berbatasan langsung dengan hutan lindung.
(Sumber: WALHI Papua Barat, 2023) -
Sedimen tambang mengandung logam berat seperti nikel, kromium, dan mangan yang mencemari sungai dan akhirnya mengalir ke laut.
(Sumber: JATAM Papua, 2022) -
Terumbu karang sangat sensitif terhadap perubahan kualitas air, dan sedimen dari tambang bisa mematikan area karang secara permanen.
(Sumber: Coral Triangle Center, 2020) -
Masyarakat adat seperti di Kampung Saukabu dan Warsambin tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan tambang, padahal mereka yang paling terdampak.
(Sumber: Jubi.id, 2023) -
Hutan hujan tropis Papua yang dibuka untuk tambang mengakibatkan hilangnya habitat burung Cenderawasih dan berbagai satwa endemik.
(Sumber: Mongabay Indonesia, 2023)


Komentar
Posting Komentar